PROLOG
‘Aku tak pernah
menyadari hal ini..’
‘Aku tak tau apa
yang terjadi..’
‘Hampir 3 Dekade
kami bersembunyi..’
‘Hampir 3 Dekade
pula kami tidak tahu apa apa..’
‘Aku ini apa?’
‘BERHENTILAH
MERENGEK NAK!’ teriak orang tua itu padaku..
‘Kau orang yang
selama ini aku tunggu! Aku berharap banyak nak padamu..’ orang tua itu seakan
menyemangati ku.. Aku berdiri dan berbicara dengan suara lantang..
‘Kalau begitu,
akan ku buktikan kalau aku pantas kakek tua!’
‘Buktikan
sekarang!!’ Lalu ia menghampiri ku dengan cepat, menggenggam kerah baju ku dan
berkata..
‘Kau anak yang
diramalkan nak! Kita sudah bersembunyi pada orang orang brengsek itu! Hanya kau
satu satu nya harapan kami, jadi buktikan!!’ lalu ia melepas genggamannya itu..
Aku tau apa yang
harus aku lakukan sekarang..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar